Beranda » Pendidikan » Makna Puasa Ramadhan Yang Wajib Diketahui

Makna Puasa Ramadhan Yang Wajib Diketahui

Dilihat 588x | Tags Pendidikan,

Makna Puasa Ramadhan Yang Wajib Diketahui September 2017

Kata “Ramadhan” adalah bentuk mashdar (infinitive) yang terambil dari kata ramidhayarmadhu yang pada awalnya bermakna membakar, menyengat lantaran terik, atau sangatlah panas. Diberi nama sekian lantaran waktu diputuskan juga sebagai bln. harus berpuasa, hawa atau cuaca di Jazirah Arab sangatlah panas hingga dapat membakar suatu hal yang kering. baca juga cara, niat dan doa shalat tahajud

Diluar itu, Ramadhan juga bermakna mengasah lantaran orang-orang Jahiliyah pada bln. itu mengasah alat-alat perang (pedang, golok, dsb) untuk hadapi perang pada bln. selanjutnya. Dengan hal tersebut, Ramadhan bisa dimaknai juga sebagai bln. untuk mengasah jiwa, mengasah ketajaman pikiran serta kejernihan hati, hingga bisa membakar sifat-sifat tercela serta lemak-lemak dosa yang ada pada diri kita.

Ramadhan yang tiap-tiap th. kita lakoni sangat utama dimaknai dari perspektif beberapa nama lain yang dinisbatkan kepadanya. Beberapa ulama melabelkan beberapa nama pada Ramadhan.

Pertama, Syahr al-Qur’an (bln. Alquran), lantaran pada bln. inilah Alquran pertama kali di turunkan pada Nabi Muhammad SAW. Diluar itu, kitab-kitab suci yang lain : Zabur, Taurat, serta Injil, juga di turunkan pada bln. yang sama.

Ke-2, Syahr al-Shiyam (bln. pua sa harus), lantaran cuma Ramadhan me ru pakan bln. dimana Muslim harus berpuasa sepanjang satu bulan penuh. Serta cuma Ramadhan, hanya satu, nama bln. yang dimaksud dalam Alquran. (QS al-Baqarah 2 : 185).

Ketiga, Syahr al-Tilawah (bln. membaca Alquran), lantaran pada bln. ini Jibril AS menjumpai Nabi SAW untuk lakukan tadarus Alquran berbarengan Nabi dari pertama sampai akhir. Ke empat, Syahr al-Rahmah (bln. penuh limpah an rahmat dari Allah SWT), lantaran Allah turunkan bermacam rahmat yg tidak didapati diluar Ramadhan. Pintu-pintu kebaikan yang mengantarkan pada surga di buka lebar-lebar.

Ke lima, Syahr al-Najat (bln. pembebasan dari siksa neraka). Allah menjanjikan pengampunan dosa-dosa serta pembebesan diri dari siksa api neraka untuk yang berpuasa lantaran iman serta hanya mengharap ridha-Nya. Ke enam, Syahr al-’Id (bln. yang berbuntut/selesai dengan hari raya). Ramadhan disambut dengan keceriaan serta disudahi dengan perayaan Idul Fitri yang penuh kebahagiaan juga, termasuk juga beberapa fakir miskin

Ketujuh, Syahr al-Judd (bln. kedermawanan), lantaran bln. ini umat Islam disarankan banyak bersedekah, terlebih untuk memudahkan beban fakir serta miskin. Nabi SAW berikan keteladanan paling baik juga sebagai orang yang paling dermawan pada bln. suci.

Kedelapan, Syahr al-Shabr (bln. kesabaran), lantaran puasa melatih seorang untuk berlaku serta berperilaku sabar, berjiwa besar, serta tahan ujian.

Kesembilan, Syahr Allah (bln. Al lah), lantaran di dalamnya Allah melipatgandakan pahala untuk orang berpuasa.

Jadi, Ramadhan yaitu bln. yang sangatlah sarat arti yang kesemuanya bermuara pada kemenangan, yakni : kemenangan Muslim yang berpuasa dalam melawan udara nafsu, egositas, keserakahan, serta ketidakjujuran. Juga sebagai bln. jihad, Ramadhan mesti dimaknai dengan tunjukkan prestasi kemampuan serta kesalehan perorangan dan sosial. baca juga niat, cara dan doa shalat dhuha.


Keywords : ,